badge

Senin, 28 Maret 2016

7 Hal Yang Harus Diketahui Blogger Tentang MEA

(sumber gambar : nyoozee.com diedit oleh risalahhusna)
Bagi sebagian orang, obrolan seputar Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) ini seru sekali. Ada banyak pengaruh yang ditimbulkan dari MEA yang memang sudah berlangsung saat ini. Pernah melihat orang berwajah bule tiba-tiba keluar dari gedung perkantoran di Jakarta? atau melihat mereka sedang menunggu Kopaja dengan pakaian kantor. Mereka buka sedang berlibur. Tapi, memang mereka bekerja di Indonesia. 

Seperti itulah kondisi kita saat ini. Banyak orang-orang asing berdatangan ke Indonesia untuk bekerja. Mereka dengan kemampuannya, dengan mudah diterima untuk bekerja. Kalau kita tidak mengupgrade diri, pasti kita akan tertinggal. Bisa jadi, kita sebagai warga asli Indonesia akan kalah saing dengan para bule. 

Arus MEA memang tidak bisa dibendung. Kita yang harus siap sedia karena pertumbuhan ekonomi terus bertumbuh. Siapa yang malas meningkatkan kemampuan diri, siap-siap saja tertinggal jauh di belakang. 
Ini juga berlaku bagi para blogger. Blogger adalah pekerja di industri kreatif yang perlu juga mengupgrade diri. Memang secara formal, blogger sendiri tidak terikat dengan satu instansi. Karena, blogger bekerja untuk dirinya sendiri. Tapi, kalau tidak mengikuti perkembangan zaman, pasti akan tertinggal juga. 

Ini adalah 7 hal yang harus diketahui blogger tentang MEA. Blogger pun harus terbuka wawasannya ya, jadi tidak melulu tahu soal blogging saja. 

1. MEA adalah kerjasama antara 10 negara ASEAN untuk melakukan perdagangan bebas. Thailand, Myanmar, Laos, Vietanam, Kamboja, Malaysia, Brunei, Singapura, Philipina, dan Indonesia sepakat membuat sebuah integrasi ekonomi ASEAN dalam menghadapi perdagangan bebas demi terwujudnya Wawasan ASEAN 2020. 

2. Menurut riset ASEAN, MEA menciptakan 14 juta lapangan pekerjaan baru, termasuk di industri kreatif. Jadi, tidak heran ya kalau sekarang banyak sekali jenis-jenis pekerjaan baru  di industri kreatif, contohnya Social Media Strategist, yang pekerjaannya selalu berhubungan dengan akun-akun media sosial. 

3. Terjadi kesepakatan antar negara ASEAN dalam membuka pergerakkan tenaga terdidiknya, sesuai dengan Mutual Recognition Arrangement (MRA). Ada delapan (8) sektor yang sudah disepakati yaitu ; Engineering, Perawat, Arsitek, Surveyor, Praktek Gigi, Akuntansi, Jasa Pariwisata, dan Kedokteran (termasuk dokter). Selain profesi tersebut, masih tetap bisa bersaing asalkan tetap memiliki kemampuan di bidangnya. Misalnya saja seorang blogger yang kini sudah ikut ambil bagian dalam industri kreatif. Blogger kini banyak dihire oleh brand-brand untuk membantu memprmosikan. 

4.  MEA membuka peluang bagi UKM namun bisa menjadi ancaman juga. Di Indonesia, geliat UKM sudah sangat pesat dan masif. Banyak yang kini tertarik menjalankan bisnis karena dinilai lebih menjanjikan. Namun, jika UKM tidak siap dalam menghadapi perkembangan maka akan tertinggal. Kini, Blogger juga sudah banyak membantu dalam mengembangkan bisnis UKM. Memviralkan produk lewat artikel dan sosial media. 

5. Keharusan menguasai bahasa asing pun jadi tuntutan. Kita diminta untuk terus mengupgrade diri terutama dalam kemampuan berbahasa. Kini, bahasa yang harus dikuasai tidak cuma bahasa inggris, tapi perlu juga menguasai bahasa China, Arab, dan bahasa lainnya.  

6. Perlu meningkatkan kompetensi dan daya saing. Ini sudah jadi hal yang memang perlu dilakukan dalam menghadapi MEA. Jadi, siapa yang tidak meningkatkan kompetensi pasti akan tertinggal. Begitu juga untuk blogger, siapa yang tidak mau belajar untuk meningkatkan kemampuan blogging, pasti akan tertinggal. 

7. Terjadi perebutan investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) antara negara-negara ASEAN. Indonesia menduduki tempat kedua untuk FDI ini karena posisi pertama diduduki oleh Singapura. Semakin terintegrasi ekonomi sebuah negara dengan ekonomi global, maka semakin besar manfaat bagi FDI. Sudah kita ketahui ya kalau Indonesia sudah banyak sekali perusahaan-perusahaan asing yang berinvestasi. Ini kesempatan bagi Indonesia agar lebih maju. 

Itu 7 hal yang harus diketahui oleh blogger tentang MEA. Blogger pun perlu bersaing di era MEA ini. Karena semakin masifnya perkembangan dunia digital saat ini, memaksa blogger untuk terus mengupgrde diri. Siapa yang malas belajar, ya tidak akan pernah maju. 

22 komentar:

  1. Wah poin-poinnya bener banget mba, setuju poin ke 5, mau tidak mau, memang harus uprade diri ya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, kalau mau maju memang harus upgrade :)

      Hapus
  2. Disiplin dan daya juang juga tak kalah penting agar memiliki daya saing lestari
    Salam hangat dari Jombang

    BalasHapus
  3. Inti MEA ini, kita sama-sama meningkatkan kualitas diri ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul, MEA membuat kita mau ngga mau terus upgrade diri

      Hapus
  4. Makin beratnya persaingan di segala sektor memang harus diimbangi dengan peningkatan kualitas diri di sektor apapun. Ini catetan juga nih buatku sebagai blogger. Thks utk sharingnya ya :)

    BalasHapus
  5. Dengan adanya MEA memang persaingan menjadi sangat ketat. Karena kualifikasi diri berupa skill juga harus ditingkatkan.

    Ulasannya sangat menarik. Senang sekali dapat berkunjung ke laman web yang satu ini. Salam Kenal dari Bandung ^_^ Ayo kita upgrade ilmu internet marketing, SEO dan berbagai macam optimasi sosial media pelejit omset. Langsung saja kunjungi laman web kami ya. Ada kelas online nya juga lho. Terimakasih ^_^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih sudah mau berkunjung ke blog saya

      Hapus
  6. Merujut Darwin, yang hidup itu adalah yang bisa menyesuaikan. Dan tidak hanya blogger, tapi semua profesi harus bisa menyesuaikan dengan kondisi MEA. Setuju banget kalau salah satunya dengan upgrade diri. Pertanyaan selanjutnya, bagaimana kita menempatkan diri agar bisa berpartisipasi di keriuhan si MEA ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Suka banget dengan kalimat "yang hidup yang menyesuaikan " :)

      Hapus
  7. MEA memang ditakuti para UKM karena takut tersaingi secara produk2 UKM masyarakat kita masih dalam tahap berkembang banyaknya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Padahal kenyataanya, MEA adalah gerbang agar UKM lebih maju :)

      Hapus
  8. MEA, populer banget ya, mudah-mudahan kita semua tetap bisa berkarya dengan profesional ya di era MEA ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamin, profesional dalam produktifitas ya bu.

      Hapus
  9. Semoga kita (Indonesia) tidak tenggelam dalam persaingan ekonomi MEA, saatnya upgrade segala hal dalam diri sesuai dengan standard masyarakat tetangga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga, Indonesia bisa menyusul ketertinggalan :)

      Hapus
  10. MEA sebenarnya perlu lebih sering dilihat sebagai peluang, yuuk ah jangan galau karena MEA, hehe

    BalasHapus
  11. suka atau tidak, siap atau tidak, MEA akhirnya tetap datang. Sebaiknya dimanfaatkan sebaik-baiknya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, betul. Manfaatkan MEA sebagai sarana pengembangan diri.

      Hapus

Silakan Tinggalkan Komentarnya. Maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus ya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...