badge

Jumat, 15 September 2017

Transpulmin, Pertolongan Pertama Kesehatan Keluarga



"Bun... perut aku sakit" Una mengahampiri saya sambil memegang perutnya.
"Adek mau puup?" Saya hanya bisa memastikan apakah sakit perut yang Una maksud itu karena mau BAB.
"Bukan, aduhh.. aku udah ngga tahan. Sakit, bun" Lalu Una pun menangis sambil memegang perut.
Saya meraihnya kemudian menggendong dan mengusap punggungnya. 

Kondisi sakit perut yang dialami Una bukan yang pertama. Beberapa kali Una mengeluh kalau perutnya sakit. Saya ngga bisa memastikan apa penyebabnya dan sakit seperti apa yang dia rasakan. Saat dalam kondisi seperti itu, saya hanya bisa menenangkan Una sambil berkata "Adek sabar yaa, nanti juga sakitnya hilang" Kemudian saya memberikan Una segelas air hangat dan madu.

Sakit Perut Pada Anak

Beberapa bulan yang lalu, Una dan Abangnya kompak terkena diare. Saya sampai mau nangis melihat kondisi anak yang lemas dan bolak-balik ke kamar mandi. Karena sakitnya mereka itu bergantian. Si abang sembuh, si kakak kena. Si kakak sembuh, gantian Una yang kena diare. Saya cuma ibu biasa yang kadar sabarnya pun ngga seluas samudera. Masih bisa kesal dan marah dengan kondisi anak yang sakit secara bersamaan. Kalau suami ngga ikut turun tangan dalam merawat anak yang sakit, rasanya saya mau pergi aja. Walau saya tahu itu ngga akan mengubah keadaan. How weak I am :( 

Sakit perut memang ngga bisa dianggap remeh. Iya, seharusnya memang ngga dianggap sepele karena efeknya bisa mengkhawatirkan. Khawatir kalau sakit perut yang sedang dialami anak itu awal dari diare. Dan itu membuat kita harus punya effort lebih untuk merawat si kecil. Perhatian kita pada si kecil ketika sakit pun harus lebih banyak lagi. Belum lagi ada anak yang ketika sakit rewel banget. Kita sebagai ibu yang selalu dicari anak ketika mereka sakit, harus ekstra kuat. Berusaha untuk ngga melow di depan si kecil, supaya mereka mampu melawat sakitnya. 

Kenapa Bisa Sakit Perut? 

Secara medis, ada beberapa penyebab sakit perut. Dan, anak-anak memang rentan sekali mengalami sakit perut. Apalagi kita mungkin ngga bisa selalu ada di samping anak dan melihat mereka main dan makan apa aja. 

Sakit Perut Karena Angin (Gastro Oesophaegeal Reflux)

Sakit pada bagian perut yang ditandai dengan mulas dan perut kembung. Kondisi itu mempersempit ruang bebas yang ada di perut. Rasa melilit yang timbul juga disebabkan karena penumpukan gas yang tersebar secara tidak merata.

Ini penyebab sakit perut yang sering Una alami. Biasanya dia mengeluh sakit perut ketika terlalu lama terpapar angin atau AC. Kalau naik angkutan umum kan pasti saya akan memilih yang ada AC nya, demi kenyamanan Una. 

Sakit perut karena angin ini biasanya gejalanya sama dengan flu. Kalau dari bahasa medis, masuk angin itu bagian dari gejala flu yang disebabkan oleh pergantian cuaca yang sering berubah-uba. Apalagi sekarang cuaca benar-benar ngga bisa diprediksi. Harusnya masuk musim hujan, tapi panas masih terus menyengat. Sampai kayanya akhir-akhir ini ngerasa kok kering banget. 

Sakit Perut Karena Virus (Gastroenteritis) 

Sakit perut yang disebabkan oleh beberapa jenis virus dan bakteri. Kondisi ini juga dikenal dengan flu perut atau flu lambung. Gastroenteritis bisa menyebabkan si penderita mual, muntah, diare, kram perut dan demam. Virus dan bakteri yang meyebabkan Gastroenteritis adalah rotavirus, norovirus dan juga bakteri E. colli serta salmonella

Gastroenteritis ini menyebar karena kontak jarak dekat dengan orang yang sudah terkena virus. Bisa juga karena makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi dengan virus. Anak-anak paling rentan dengan sakit perut seperti ini. Apalagi yang masuk usia sekolah dimana mereka bisa aja jajan sembarangan, yang kita ngga tahu kehigienisan makanan yang mereka makan.

Una Dan Sakit Perut 

Keluhan di perut yang beberapa kali dialami Una, kebanyakan karena angin aja. Saat diajak ke sebuah event dimana saya selalu mengandalkan angkutan umum, Una sempat beberapa kali mengeluh sakit perut. Apalagi kalau lokasi acaranya jauh. Sampai di rumah, Una pasti langsung tiduran dan mengusap-usap perutnya. Itu alasan kenapa akhir-akhir ini saya jarang ajak Una lagi ke event. Padahal asik aja kalau ajak Una, saya jadi ngga bosan di jalan karena ada teman ngobrol dan selalu dapat duduk (kursi prioritas) di angkutan umum.

Sakit Perut Pada Anak

Seperti beberapa hari yang lalu, Una mendadak mengeluh sakit perut. Mukanya pucat dan dia menangis. Walau saya sedikit khawatir, saya ngga langsung membawanya ke dokter. Saya pikir, selagi masih bisa ditangani di rumah, kenapa harus buru-buru ke dokter. Saya membawa Una ke kamar dan membiarkan dia tidur. Saya mengusap perutnya dengan minyak herbal, memberikan air hangat, dan memijit kakinya.

Una sempat demam dan beberapa kali mengigau ketika tidur. Kondisi seperti itu sebenarnya bikin saya cemas. Saya cuma takut aja kalau badannya terlalu panas, Una bakal kejang. Walau ngga punya riwayat kejang, tapi ngga menutup kemungkinan kalau itu bisa terjadi. Makanya, semalaman saya ngga bisa benar-benar tidur. Una bisa tiba-tiba terbangun dan merengek. Dan saya harus merelakan waktu istirahat saya demi menjaga Una.

baca 

Paginya, Una masih tetap rewel. Mungkin masih merasa kalau badannya ngga enak. Ngga mau dipegang siapa-siapa selain bundanya. Sampai-sampai saya harus menggendong dia pakai kain, padahal saya harus masak buat sarapan dan bekal abang dan kakaknya. Ahh, perjuangan banget yaa jadi seorang ibu itu. Harus ekstra kasih perhatian buat yang lagi sakit, tapi ngga bisa juga mengabaikan anak yang lainnya.Saya jadi merasa kalau ibu itu benar-benar pahlawan yang ngga ada tandingannya. Bukan cuma waktu yang rela mereka berikan, tapi juga nyawa. And, I'm proud to be a mom 😘

Una dan Transpulmin 

Una masih tetap rewel dan maunya digendong atau diusap-usap punggungnya. Sesekali dia juga minta dipijit. Mungkin badannya nyeri juga makanya dia keliatan lemas. Dia juga bilang kalau matanya perih dan memang keluar air mata terus. Kondisi seperti ini pernah saya alami sekitar setahun yang lalu. Badan nyeri sampai ngga kuat berdiri. Dan ya, itu ngga enak banget. Buat orang dewasa aja menyiksa, apalagi anak balita kaya Una.

Saya ingat kalau punya Transpulmin Balsam yang diformulasikan khusus buat anak-anak. Saya jarang sekali pakai balsam karena baunya kurang enak. Belum lagi rasa panas yang timbul pas diapliaksikan ke tubuh. Benar-benar ngga nyaman dipakai. Tapi, balsam yang saya dapatkan berkat kebaikan hati seorang teman ini beda dengan balsam pada umumnya. Transpulmin Balsam ini baunya segar banget, dan saya pikir cocok buat Una untuk meredakan sakit perut dan nyeri badannya.

Transpulmin BB Balsam

Karena Una masih rewel dan maunya tiduran aja, akhirnya saya coba usapkan Transpulmin Balsam ke seluruh badannya. Awalnya saya takut dia ngga suka sama balsamnya, tapi ternyata dia suka. Dia bilang "enak bun pakai ini, dingin" dan saya pun lega. Ngga lama setelah saya pakaikan balsam, Una tidur nyenyak sekali sampai sore. Dan saya pun bisa mengerjakan pekerjaan rumah tanpa ditangisin 



Transpulmin Balsam Anak

Kenapa Transpulmin? 

Transpulmin merupakan balsam yang diformulasikan untuk kebutuhan keluarga. Ada 2 jenis balsam yang penggunaanya dibagi berdasarkan usia. Transpulmin BB Balsam untuk bayi dan Transpulmin Balsam untuk anak mulai usia 2 tahun hingga orang dewasa. Dengan kandungan bahan alami, Transpulmin jadi balsam yang aman digunakan. Ngga perlu khawatir akan efek samping ya.

Transpulmim Balsam Anak

Cara kerja dari Eucalyptus Oil yang terkandung pada Transpulmin ini memberikan efek yang segar. Campuran bahan alami yang terkandung di dalamnya membuat tubuh jadi hangat. Pantas aja Una jadi lebih nyaman saat saya usapkan Transpulmin Balsam.

Transpulmin Balsam dan Transpulmin BB Balsam merupakan pertolongan pertama saat anak-anak mengeluh sakit. Penyakit yang biasa diderita anak-anak kan biasanya demam, flu yang disertai batuk dan pilek, atau sakit perut. Menyediakan Transpulmin di rumah rasanya perlu dilakukan. Obat gosok yang wanginya segar ini memberikan efek yang bikin nyaman. Buat anak yang terkena flu, mengusapkan Transpulmin ke seluruh badan bisa melegakan pernafasannya.

Transpulmin Balsam

Jadi, saat anak tiba-tiba mengeluh pusing atau sakit perut seperti yang dialami Una, ngga usah buru-buru dibawa ke dokter. Pakai aja dulu Transpulmin buat meredakan keluhan mereka. Gosokkan pada leher, perut, dan punggung 2-4 kali sehari. Buat yang sedang pilek, pakai Transpulmin di area leher bisa menyegarkan pernafasan. Kita aja kalau pilek kan ngga nyaman banget ya, efeknya bisa pusing juga. Gimana dengan anak-anak, apalagi bayi yang pilek. Wajar aja kalau mereka jadinya sangat-sangat rewel.


Transpulmin Balsam

Transpulmin, Pertolongan Pertama Untuk Keluarga 

Saya bukan anti ke dokter kok, tapi saya hanya meminimalkan kunjungan ke dokter kalau ngga urgent banget. Jika anak-anak sakit, selagi masih bisa saya tangani dengan tangan saya sendiri, ya saya ngga akan ke dokter. Makanya obat-obatan basic seperti penurun panas, pereda nyeri, sampai balsam gosok kaya Transpulmin, harus selalu ada di kotak P3K.

Merawat anak yang sakit memang harus banyak sabar, karena kalau ngga ya bisa stress sendiri. Saya sih selalu berusaha untuk memberikan apa yang saya bisa berikan, ketika mereka tiba-tiba sakit. Saya akan fokus dulu merawat mereka, sampai mereka ceria lagi. Saya orangnya kan melow banget, jadi kalau lihat anak sakit itu bawaanya pengen nangis aja. Alhamdulillah ada suami yang selalu bikin kuat. Di saat saya fokus ngurus anak yang lagi sakit, suami bantu beres-beres rumah.

Transpulmin Balsam

Jadi, pas diketemukan dengan momen anak sakit, jangan buru-buru panik. Gunakan 'tangan ajaib' kita untuk mereka. Konon, tangan kita adalah penawar bagi si kecil yang lagi sakit. Usap-usap punggung mereka, cium, peluk dan biarkan mereka tidur dalam pelukan kita. Maksimalkan penggunaan obat-obatan alami atau yang memang tersedia di kotak P3K rumah kita. Juga, sediakan selalu Transpulmin Balsam buat meredakan dan memberikan si kecil kenyamanan. Semoga dengan cukup istirahat, si kecil yang tadinya lemas dan ngga bersemangat bisa kembali ceria lagi.

Transpulmin Balsam


Sharing Cerita Momen Kehangatan Ibu Yuk!

O iya, sampai aja lupa mau kasih tahu. Kalau buibu punya cerita tentang #MomenKehangatanIbu dengan anak-anak, sharing deh ceritanya di microsite Transpulmin #MomenKehangatanIbu. Unggah foto yang bercerita tentang dekatnya hubungan ibu dan si kecil. Unggah sebanyak-banyaknya ya bu. Akan ada 10 foto terbaik yang dipilih tiap bulannya. Buat foto yang terpilih, ada voucher senilai Rp. 200.000 dan hampers menarik dari Transpulmin sebagai hadiahnya.

Buat ibu milenial, pasti punya lah yaa wefie bareng anak di gadgetnya. Jadi, ikutan aja ya bu. Siapa tahu beruntung dan bisa dapat hadiah dari Transpulmin. Periode kontesnya cuma sampai Desember 2017. Akan ada grand prize di akhir periode, yaitu awal Januari 2018.



Visit
http://transpulmin.co.id
Facebook : Transpulmin Kehangatan Ibu 
Instagram @transpulmin.kehangatanibu





33 komentar:

  1. Ya ampun..ngegemesin banget itu ekspresi sakit perutnya :)
    Sehat-sehat terus yaa Una~

    BalasHapus
  2. Super boy ku paling anti kalo sakit perut di kasih olesan balsam kta bau dan panas, ini sepertinya beda ya mba pengen coba

    BalasHapus
    Balasan
    1. Una baru ini ngerasain pakai balsam. Dan anaknya langsung suka :)

      Hapus
  3. Yey kenzo juga pakai ttanapulmin nih kak Una

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yeayy, samaan yaa. Sehat-sehat selalu yaa kenzo

      Hapus
  4. Ekspresinya Una emang paling menggemaskan bangeet. Transpulmin memang andalan banget ya mba :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ekspresi una itu menggambarkan perasaannya pas sakit perut :) juara banget yaa mi ekspresinya una :)

      Hapus
  5. Ekspresinya una gemesssiin bgt siiii

    BalasHapus
  6. Sedih ya mak kalau anak sakit gitu. Semoga dek una sehat terus. Aamiin

    BalasHapus
  7. Paling bingung kalau anak sakit. Ngga tega lihatnya. Transpulmin sudah sy pakai sejak anak pertama sy usia balita sampai sekarang usia 14 tahun.

    BalasHapus
  8. Anakku Wafa juga lumayan sering sakit perutnya Mba. Kalau pas bobo ACnya terlalu dingin atau nggak sengaja bajunya kesingkap. Pasti deh, paginya ngeluh perutnya sakit. Biasanya langsung kukasih teh hangat sama oles mikaput :D.
    Btw Transpulmin ini andalan banget pas anak-anak masih kecil dulu^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Karena ngga bikin panas, makanya anak-anak banyak yang suka ya.

      Hapus
  9. Keren nih reviewnya, Una lucu banget fotonya dapat banget euy. Lengkap deh!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Perlu belasan take baru bisa dapet ekspresi yang menjiwai banget. Udah pantes jadi model yaa :)

      Hapus
  10. unaaaa hehehe bisa aja dia ya..

    BalasHapus
  11. hahha ekspresinya dapet banget ya mbak anakmu. Aku juga selalu sedia transpulmin di rumah.

    BalasHapus
  12. wah bagus banget ulasannya mbak,,,salam kenal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih mas doni, salam kenal juga :)

      Hapus
  13. Unaaa, gemesin banget sih, iya aku jadi pengen beli transpulmin gara2 lihat una cantik :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. makaasih ammahh, yuk beli Transpulmin juga buat 3F :)

      Hapus
  14. transpulmin balsem paling pas hangatnya, favorit anak2ku dulu nih!

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena dipakainya enak, anak-anak jadi suka ya :)

      Hapus
  15. DSA anak2 merekomendasikan Transpulmin ini sejak anak2 masih piyik jd skrng sampai skrng selalu sedia Transpulmin di rumah :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. karena memang diformulasikan buat anak-anak, jadi dokter pun ngasih rekomendasi ya

      Hapus
  16. enaknya transpulmin ini bentuknya krim, klo dibawa2 pergi gak takut tumpah plus praktis tinggal oles2

    BalasHapus

Silakan Tinggalkan Komentarnya. Maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus ya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...