badge

Sabtu, 28 Oktober 2017

Kelas Blogger 17 : Tips Membuat Reportase Yang Baik Dan Benar



Perjalanan saya jadi blogger memang belum lama. Sepertinya waktu 3 tahun itu masih belum ada apa-apanya. Banyak yang masih harus saya pelajari soal dunia blogging. Kalau soal teknis ngeblog dan yang berhubungan sama performa blog, kayanya masih harus terus belajar. Sampai kapanpun. Misalnya aja kaya SEO, templete, hingga traffic blog, belajarnya ngga bisa sebentar. Kalau dirasa ngga mumpuni degan belajar sendiri (otodidak), belajar sama orang lain atau expert itu jalan terbaik. 



Seperti yang saya lakukan 2 pekan yang lalu. Saya ikutan kegiatan bareng Kelas Blogger di wisma BSG, Jakarta. Dalam acara ini saya dapat banyak ilmu soal membuat reportase yang baik dan benar. Memang, blogger itu beda dengan jurnalis. Kalau ada persamaanya ya kerjanya sama-sama nulis. Namun, ada point dimana seorang blogger dituntut untuk tahu, terutama point penting dalam pembuatan reportase. 

Membuat Reportase Yang Menarik 

Narasumber yang dihadirkan pastinya cukup kompeten di bidangya. Gaper Fadli atau biasa disapa Bang Gapey. Bertahun-tahun menjadi jurnalis, membuat Bang Gapey tentu punya keahlian dalam hal membuat reportase. Bang Gapey juga sempat menjadi penyiar di radio Pro2 FM dan Elshinta. Pengalamannya di bidang jurnalistik sepertinya sudah ngga perlu diragukan lagi. 

Saat blogger dituntut untuk membuat reportase, tentu ngga bisa sama dengan jurnalis. Maksudnya dari segi bahasa sih dan cara penyampaian. Namun, secara teknis menulis, blogger juga perlu tahu bagaimana supaya reportase yang kita buat itu lengkap dan berbobot. Tapi bukan berarti cuma copy paste dari press release yaa. Kita harus gunakan bahasa kita sendiri di setiap tulisan. Lebih bagus lagi ketika kita punya ciri khas dalam menulis.

Gapey Fadli (Sumber : Kelas Blogger)
Menurut Bang Gapey, konsep Piramida Terbalik dan unsur 5W+1H (What, Who, When, Who, Where + How) itu adalah kunci. Maksud dari konsep piramida terbalik adalah kita harus mulai menulis dari semua yang hal yang penting-penting dulu, dan unsur 5W+1H itu termasuk yang penting. Mau itu jurnalis ataupun blogger, tiap kali kita akan membuat reportase, unsur 5W+1H itu harus selalu ada. Karena, unsur itulah yang akan membuat reportase kita jadi informatif dan bermanfaat. 

Piramida Terbalik Ala Ilmu Jurnalistik

Kalau dari segi penyampaian, bisa disesuaikan dengan bahasa yang biasa kita pakai di blog. Tapi, untuk teknis membuat reportase konsep piramida terbalik plus unsur 5W+1H itu harus ada. Makin lengkap dan informatif, reportase akan semakin baik. 

Bang Gapey menjelaskan tips bagaimana membuat reportase. Uniknya, beliau mendeskripsikannya lewat huruf yang merangkai kata R-E-P-O-R-T-A-S-E. Mau tau apa aja? dibaca yaaa :) 

R : Rencana
Blogger harus punya rencana atau planing mau dibuat seperti apa ulasan yang akan ditulis. Tentukan angle penulisannya mau darimana. Kalau bisa ambil sudut pandang yang beda dari blogger lain. Itu yang akan membuat ulasan kita nanti jadi beda. 

E : Eksplorasi
Jangan merasa puas kalau udah dapat press release. Eksplor apa aja yang ada dilokasi. Dari situ kita bisa ketemu sama angle yang beda. 

P : Pilah Pilih
Maksudnya, saat kita hadir di acara kan pastinya banyak info yang bisa kita dapatkan. Ngga semua juga harus kita tulis. Pilah dan pilih mana yang unik dan yang mungkin ngga ditulis oleh blogge lain. 

O : Olah.
Hasil eksplorasi, kita olah dengan baik. Semua info yang berhasil kita dapat dan catat, kita olah sebelum benar-benar kita publish di blog. Makanya, kita perlu nih untuk bikin draft dulu. Jangan cuma langsung nulis dan publish, tapi hasilnya malah ngga maksimal. 

R : Runtut
Tulisan yang baik itu tulisan yang teratur dan tersusun dengan baik. Bukannya loncat-loncat. Kaya kita baca novel atau cerpen aja deh. Kalau ceritanya ngga runtut, pasti ngga enak juga dibaca. 

T : Tercatat
Catat info-info penting atau bisa juga kata-kata penting yang diucapkan narasumber. Dengan begini, kita bisa banyak dapat insight, angle, dan referensi judul buat tulisan kita. 

A : Alirkan - Akuratkan
Alirkan tulisan sesuai dengan gaya bahasa kita. Akuratkan dengan data yang sudah kita catat. 

S : Segera
Hiks, ini masih jadi PR banyak blogger nih. Kebanyakan dari kita, belum nulis kalau belum deadline. Iya kan? Pesan Bang Gapey, segera nulis setelah acara selesai, jangan ditunda-tunda. Apalagi blogger kan dalam seminggu aja ada yang sampai 3-4 kali ikut acara. Bayangkan aja kalau tulisan ditunda, bisa numpuk deh PR nulisnya. Jadi, segerakan membuat reportase atau ulasan acara sebelum ikut acara selanjutnya. 

E : Etika - Eksklusif
Dimanapun kita berada, sepertinya etika itu harus tetap jadi point penting. Blogger harus  bisa menjaga etika ketika mengahadiri acara. Jangan berlaku ngga sopan atau menyebalkan si pihak pengundang. Ekslusif maksudnya, blogger menjadi undangan pada sebuah acara atau launching yang tidak diketahui oleh banyak orang. Jadi, ke-eksklusif-an yang dimiliki seorang blogger harus juga dibareng dengan etika yang baik. 

Banyak banget PR kita sebagai seorang blogger. Tapi semua yang berhubungan dengan self-development as blogger, rasanya harus kita lakukan juga. Kan itu semua demi menjadi seorang blogger profesional. Siapa yang ngga mau dikenal orang banyak. Bagi blogger, mungkin akan jadi kebahagiaan tersendiri ketika tiba-tiba ada yang bilang "oh, kamu blogger yang nulis di .....com ya. Wah, saya pembaca setia blog kamu loh. Blog kamu baguss" Duh, kaya mau terbang kalau dipuji kaya gitu. 

Tapi kan, semuanya ngga bisa didapatkan dengan cara instan. Cukup mie gelas, bubur, sama seblak mommy aja yang instan. Menjadi blogger profesional ngga bisa instan, karena ada prosesnya. Semua blogger bisa jadi blogger profesional, kalau mau. Iya, kalau mau dan ada keinginan kuat buat belajar dan meningkatkan skill. Salah satunya dengan ikutan kegiatan yang diadakan Kelas Blogger. 


Kenal Lebih Dekat Asuransi Raksa Online

Sebenarnya, pada sesi blogging on the spot di acara Kelas Blogger, kami yang hadir ditantang untuk menulis tentang Asuransi Raksa, pada hari itu juga. Dan, Alhamdulillah saya bisa mengikuti tantangan blogging on the spot yang cukup memacu adrenalin. Ternyata bukan cuma naik kora-kora atau ketemu gebetan aja yang bikin deg-degan. Ngeblog dengan durasi 2 jam harus jadi itu pun bikin jantung olahraga. Seru deh pokoknya. Sesekali dari kami ada yang ngelawak demi mencairkan ketegangan. 

Suasana Blogging on The Spot, Tegang :) 


Sesi pertama adalah sharing soal sejarah dan produk yang dimiliki oleh Asuransi Raksa. Asuransi Raksa sudah ada sejak tahun 1975. Jadi kalau dihitung, usianya sudah mencapai 45 tahun. Rasanya, dengan usia yang ngga sedikit itu, pengalaman Asuransi Raksa pasti sudah banyak sekali. Inovasi pun terus dilakukan demi melayani dan menjangkau banyak pelanggan. 


Salah satu inovasi yang dilakukan Asuransi Raksa adalah dengan meluncurkan Raksa Online. Asuransi berbasis online yang bisa dimiliki siapa saja dengan cara yang sangat mudah dan cepat. Cukup masuk ke laman websitenya, kita sudah bisa memilih dan membeli asuransi yang sesuai dengan kebutuhan. 

Yuli, Asuransi Raksa Online (Sumber : Kelas Blogger) 

Asuransi Raksa Online sudah diluncurkan sejak tahun 2012. Sejak diluncurkan hingga kini, total pemegang polis sudah mencapai 4100 orang. Ini membuktikan kalau Asuransi Raksa Online diterima oleh masyarakat. Asuransi Raksa ini memungkinkan kita untuk punya asuransi kendaraan tanpa harus datang ke kantor. Semua pengajuan bisa dilakukan secara online. Ini yang membuat Asuransi Raksa Online punya banyak peminat. 



Sekarang ini kan semua orang maunya serba cepat dan mudah, termasuk soal asuransi. Banyak orang yang underestimate kalau bicara soal asuransi. Alasan utamanya adalah soal kliam yang ribet dan lama. Tapi asuransi Raksa Online menawarkan kemudahan bahkan untuk urusan klaim, bagian terpenting dari sebuah asuransi. 

Asuransi Raksa Online menawarkan 8 keunggulan yang mungkin ngga dimiliki oleh asuransi lain. Semua keunggulan yang ditawarkan demi memberikan yang terbaik bagi para pelanggan atau pemegang polis. Ada Raksa Gold Club, Raksa Silver Club, Raksa Mobile Club, 24 Jam Hotline Service, Bengkel rekanan, Layanan Derek 24 Jam, Raksa Emergency Service, dan Kemudahan Klaim Diamanpun Berada. Untuk lebih lengkap tentang 8 keunggulan ini, bisa loh dilihat di link ini. 



Setelah sesi sharing, saya dan teman-teman blogger diajak melihat-lihat ada apa saja di Kantor Asuransi Raksa. Pertama, kami diajak melihat ruang pelayanan bagi pelanggan. Ada ruang yang cukup mewah menurut saya. Di dalamnya bahkan ada ruang message dan meni pedi. Setelah dijelaskan, ternyata ruangan yang mewah itu adalah ruang khusus pemegang polis Raksa Gold Club.

Selagi mobil diservice, mereka yang memegang polis Raksa Gold Club bisa menikmati pijat reflexy. Raksa Gold Club adalah keunggulan yang bisa didapatkan bagi mereka yang memiliki kendaraan dengan nilai US$ 70.000. Sedangkan untuk kendaraan dengan nilai di bawah US$ 70.000, bisa mendapatkan layanan di Raksa Silver Club. 


Ruang Tunggu Yang Nyaman

Raksa Online komitmen memberikan kemudahan bagi semua pelanggan atau pemegang polis. Ada 19 kantor cabang dan pemasaran yang tersebar di seluruh Indonesia. Daftar kantor cabangnya, sila klik  disini  yaa.

Bicara soal asuransi kendaraan. Rasanya semua yang memutuskan untuk punya kendaraan, baik roda dua atau empat, wajib punya asuransi. Kita kan ngga akan pernah tahu kejadian apa yang akan terjadi. Terutama sama kendaraan kita. Ya memang, semuanya pasti ngga mau kalau ada kejadian buruk terjadi sama kendaraan kita. Tapi, kan kita ngga tahu juga. Makanya, proteksi kendaraan itu jadi sangat penting.



Saat kita berkendara, apalagi di jalan raya, kemungkinannya kan cuma ada 2. Antara ditabrak atau nabrak. Tapi sungguh deh, dua-duanya pasti ngga enak. Kalau kendaraan kita punya proteksi, kita akan lebih tenang menghadapi situasi ngga enak itu. Tapi gimana kalau kendaraan kita (yang mungkin aja belum lunas cicilannya) tiba-tiba mengalami kecelakaan? Di situlah pentingnya kita punya asuransi kendaraan.

Jadi ingat kejadian yang menimpa keponakan saya kemarin. Mobilnya ditabrak sampai roda depannya miring nyaris copot. Bersyukur, orang yang nabrak itu mau bertanggungjawab dengan membawa mobil keponakan saya yang rusak berat ke bengkel. Penabrak itu mengaku kalau dia ngantuk sehingga lepas kendali. Mobilnya pun rusak parah. Tapi karena menurut pengakuannya kalau dia ikut asuransi, makanya penabrak itu lebih tenang. Mobil keponakan saya pun ikut diperbaiki menggunakan asuransi si penabrak itu. 

Kalau kata pepatah 'Sedia payung sebelum hujan'. Memberikan proteksi pada kendaraan yang kita miliki merupakan langkah preventif yang saya rasa benar. Kecelakaan atau kemalangan mungkin ngga bisa kita hindari. Tapi kalau kejadian ngga mengenakan itu terjadi, mobil kita akan dapat service atau perbaikan hingga akhirnya bisa digunakan lagi. 

Satu Hari Dapat Banyak 

Seharian ikut Kelas Blogger, banyak banget yang saya dapat. Terutama soal bagaimana membuat reportase dan cara blogging on the spot. Ilmu yang saya dapatkna itu nantinya bakal saya terapkan ketika ngeblog. Sayang dong sudah punya ilmu tapi ngga diaplikasikan. Jadinya mubadzir. Semoga tips membuat reportase yang saya sharing disini bisa bermanfaat bagi semua yang baca ya.

Satu hari yang saya habiskan untuk ikut Kelas Blogger ngga percuma. Ada ilmu baru yang saya dapat, teman baru, dan pastinya pengalaman baru ikutan blogging on the spot yang luar biasa bikin deg-degan. Setidaknya saya bisa membuktikan kalau ternyata membuat reportase acara itu sebenarnya bisa dilakukan dalam 2 jam. Iya, secepat itu. Asal kita fokus dan mau mengerjakan, tulisan pun bisa selesai dalam sehari. Cobain deh tipsnya 😉😉

49 komentar:

  1. Tipsnya keren banget, untuk menunda-nunda itu bukan nunda sih tapi PR numpuk jadi pikiran kadang satu belum selesai eh ada PR lagi hahha... manajemen waktunya nih perlu diperbaiki hehe, makaish sharingnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aku juga masih PR banget buat ngerjain tulisan as soon as possible. Tapi akan terus berusaha :)

      Hapus
  2. Acaranya keren dan banyak nambah pengetahuan juga. :) Membuat reportase kan gampang2 susah

    BalasHapus
    Balasan
    1. Betul mba, tapi bisa kok kalau dibiasakan :)

      Hapus
  3. Betul banget. :D Tidak ada gunanya antisipasi.

    BalasHapus
  4. terimakasih untuk tios reportasenya yaaaa

    BalasHapus
  5. Manteppp kakak terimakasihh shrenya sangat bermanfaat untuk aku yg msih belajar

    BalasHapus
  6. Bermanfaat ini teknik reportasenya... Coba praktikkin aah.

    BalasHapus
  7. Waahhh kece bangett eventnya. Sarat ilmu bangett
    --bukanbocahbiasa(dot)com--

    BalasHapus
  8. NOTED NOTED NOTED! aku inget semua, mau aku terapkan biar makin bagus kalo pas liputan, hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terapkan step by step, kalau udah biasa kan enak jadinya :)

      Hapus
  9. Saya selama ini nggak pernah bawa catatan kalo pas liputan, saya prefer text di wasap ke istri atau grup gank. Moted, piramida terbalik akan saya ingat-ingat jika nulis liputan selanjutnya. makasih sharingnya dan salam kenal Mbak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pasti tiap blogger punya caranya sendiri-sendiri. Apapun itu yang penting kerjaan beres :)

      Hapus
  10. Ka Uchie, seneng deh kalo baca tulisan hasil belajar tentang dunia blogging, sangat bermanfaat bagi para pemula seperti aku.. terima kasih udah sharing tips menulis reportasenya. Kebayang sih kerempongan dalam kelas blogger yang harus nulis dalam waktu 2 jam saja.. yuk ah, semangat terus belajar!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Pokoknya blogging on the spot itu bikin sport jantung lahh :)

      Hapus
  11. Wow dalam 2 jam harus selesai yuh artikel .... Bang Gapey dah

    BalasHapus
  12. Tips membuat reportasenya mantab banget nih mbak. Harus banyak belajar lagi soal teknik menulis reportase. Makasih sharingnya :)

    BalasHapus
  13. aku setuju tuh, Pilah Pilih dan ga bisa semua dimasukin :D

    BalasHapus
  14. Jadi bloger profesional bner mbak gak bisa instant, harus terus belajar. Bnyak temen yg nanya gmn caranya jdi bloger, aku pengen ikutan jdi bloger, tp gk sedikit yg nyerah dtengah jalan setelah sharing caranya blogging.
    Soal asuransi kendaraan emang perlu bgt, namanya lalu lintas kita gak tau akan seperti apa.,enak bgt ya pemegang polis raksa bisa spa smbil nunggu srvice mobil

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu yg susah, edukasi org tentang apa aja kerjaan blogger. Mereka kadang liat yang enak-enak aja.

      Hapus
  15. Uciiii... Ngikik pas bilang seblak mommy aja yang instan!

    Super keren tulisannyaaaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Seblak mommy itu enakk bu hahahhah :)

      Hapus
  16. Mantap ya .. gaksalah ikut kelas blogger ke-17 kemaren.. dikeluarin semua teori reportase dr pak guru Gapey :)

    BalasHapus
  17. Mantab nih kelas blogger 17.. Nyesal banget ga bisa ikutan kemarin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Next time semoga bisa ikutan ya mas

      Hapus
  18. Wahh masukkan baru. Iya kalo buat reportase suka lupa 5W + 1H nya.
    Makasih infonya ya Ci.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kalau 5w+1H itu selalu diterapkan di tiap reportase kita, tulisan kita pasti jadinya informatif.

      Hapus
  19. Belajar memang tiada henti yaa.. Aku jg masih belajar bgt.. Keren nih ada kelas blogger :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Next time, ikutan kelas blogger yuk mba :) ilmunya manfaat banget buat blogger

      Hapus
  20. Karena saya ngeblog masih jadi hobi, jadinya mungkin masih suka kebawa "suka-suka gue", sehingga kadang jadi lalai sama hal-hal di atas untuk ngegali tulisan agar lebih dalam. Jadi ngingetin bahwa mau suka-suka karena hobi atau apapun emang mesti ada rumusnya, biar tujuannya jelas sehingga sampe ke yang baca juga enak dan berguna, baik aplikatif atau menghibur. Wehehehe... Thanks Mbak for sharing.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih yaa udah mau baca tulisan saya. Kita sama-sama belajar ya, karena belajar ngga kenal usia. Kapan aja dan sama siapa saja.

      Hapus
  21. Wah keren. Jadi belajar banyak soal blogger yang profesional itu kyk gimana. Ternyata nulis reportase juga gak semudah itu ya.
    Aku juga still upgrading skills nih. Sepertinya jadi activity yg never ending ya :)

    BalasHapus
  22. Pengalaman yg seru banget ya, aku juga ngerasa beruntung biaa ikutan kelas blogger, banyak banget ilmu yg didapet

    BalasHapus
  23. Akan kuingat dan kurapalkan tips REPORTASE dari bang Gapey. Tks sudah menuliskannya

    BalasHapus
  24. Kapan didakan lagi kelas blogger ini, kmrn pas daftar aku ga kepilih keknya mba. Pengen banget belajar blogging in the spot. Bisa ga gitu aku kyk gitu, soalnya selama ini suka mepet DL melulu selesei tulisannya, kadang suka stuck jg soalnya.

    BalasHapus
  25. Jangan menunda reportase menjadi bagian penting ini menurut saya. Kalau ditunda suka lupa atau isi kegiatan bisa hilang begitu saja. Catatan yang baik nih, ga ikut kelasnya terasa dapat ilmunya.

    BalasHapus
  26. Blogging on the spot bikin jantungan ya mbak...hehe...untung saya gak boleh ikut

    BalasHapus

Silakan Tinggalkan Komentarnya. Maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus ya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...