badge

Minggu, 15 Agustus 2021

Perjalanan Sekotak Cinta, Penyambung Rindu Bersama TIKI

 

'Bun, paketnya sudah dikirim belum?'

Sebuah pesan rutin yang biasanya masuk di awal bulan. Pesan yang dikirim si sulung yang sedang belajar di pesantren. Dengan meminjam gawai ustadznya, dia mengirim pesan dan foto selembar kertas berisi catatan barang yang dia butuhkan. Tiap awal bulan, jadi jadwal saya untuk kirim keperluannya selama di pondok. 

TIKI

Biasanya, si abang hanya minta dikirim cemilan. Namun, jika perlengkapan mandi seperti sabun, sampo, pasta gigi habis, ya dikirim juga. Jika sudah begitu, berat kirimannya pun akhirnya bertambah. Lumayan juga, sekali kirim barang ke pesantren bisa sampai 4 kilo lebih. Kalau masih dalam kota, ya ngga terlalu masalah juga. Sedangkan pesantren si abang adanya di luar kota. Makanya, saya selalu cari ekspedisi yang rate perkilonya ngga terlalu mahal. 

Kenapa #PakeTIKIAja?

Setelah beberapa kali mencoba ekspedisi, akhirnya pilihan saya jatuh ke TIKI. Estimasi sampainya pun sama dengan ekspedisi lain yang pernah saya gunakan. 

Pertama kali memutuskan memakai jasa TIKI, karena hopeless tidak menemukan gerai ekspedisi yang dituju. Lelah panas-panasan bawa sebuah kotak besar, akhirnya saya memarkirkan motor di gerai TIKI. Gerainya tidak seberapa besar, malah kecil sekali. Tapi itu bukan masalah sih. Setelah ditimbang, berat paketnya mencapai 4 kilo. 

Sudah siap-siap saja sih dengan total rate yang akan disebutkan. Saya bergumam 'yhaa, paling sama dengan ekspedisi lain'. Mba petugas menyebutkan totalan, dan surprise ratenya jauh lebih murah dari ekspedisi yang biasa saya pakai. Akhirnya, saya memutuskan untuk pakai TIKI di bulan-bulan berikutnya. 

TIKI Online

Kenapa akhirnya memutuskan untuk #PakeTIKIAja? karena setelah merasakan sendiri pelayanan dan kemudahannya, TIKI punya banyak fitur yang sangat useful, seperti :

  • Cash On Delivery. Ketika belanja online, kita bisa memilih fitur COD untuk kurir TIKI
  • Drive Thru. TIKI jadi pelopor layanan kirim barang tanpa turun dari kendaraan. Sementara ini, TIKI Drive Thru baru ada di gerai TIKI Pemuda, Duren Tiga, Simatupang, dan Pekanbaru 
  • E-Signature. Tanda tangan digital secara real time ketika terima barang 
  • Email Notification. Pengirim / penerima akan mendapatkan email pemberitahuan ketika barang dikirimkan dan ketika barang sudah diterima
  • JEMPOL. Layanan jemput online, tanpa biaya jemput. Bayarnya ketika kurir datang jemput barang 
  • Layanan Asuransi. Untuk perlindungan lebih agar barang yang dikirim tetap aman
  • Sobat TIKI. Program keanggotaan bagi para pelanggan setia TIKI 
  • Mobile Apps. Kemudahan dalam menggunakan fitur TIKI hanya lewat genggaman
  • Packaging. Jika tidak sempat mengemas barang kiriman, fitur ini bisa dipakai. Tinggal bilang saja ke petugas TIKI 
  • PUTAR. Layanan Jemput Antar berbasis whataspp. Memudahkan untuk mengirim barang dalam waktu hanya 3 jam. Saat ini hanya tersedia di Jakarta 
  • Sales Counter 24 Jam. Ada gerai-gerai tertentu yang buka hingga 24 jam. 
  • SMS Resi. Pengirim dan penerima barang akan mendapatkan SMS ketika barang dalam proses pengantaran, hingga barang diterima. 

TIKI JEMPOL, Solusi Buat Kaum Mager 

Sebelum saya tahu kalau ternyata ada gerai TIKI di dekat rumah, saya harus menyambangi gerai yang jaraknya lebih dari 2 kilometer dari rumah. Sampai akhirnya, awal bulan tiba dan sudah harus kirim paket lagi ke pesantren. Sekotak paket sudah terbungkus rapih dan siap dikirim. Namun, sekitar 4 hari belum bisa dikirim karena tiba-tiba mager luar biasa untuk menyambangi gerai TIKI. 

TIKI Jemput Online

Akhirnya, saya mencoba mencari lewat mesin pencarian, apakah TIKI memiliki layanan jemput paket. Oh wow, surprise ternyata ada dong. Kemana aja ya saya? :p Happy, karena buat saya yang magernya sering kambuh, layanan pick up ini benar-benar sangat membantu. 

TIKI JEMPOL atau Jemput Online adalah layanan jemput paket darimana saja GRATIS. Nah, ini kudu dibold ya. Gratis, benar-benar tanpa ongkos jemput. 

Pertama kali saya menggunakan layanan jemput online ini, saya hanya menggunakan websitenya TIKI saja. Bukan lewat aplikasi. Benar-benar mudah sekali. Cukup masukan data seperti nama, email, alamat, no telepon, dan data barang. Setelah formnya dikirim, tidak sampai 15 menit, ada customer service yang telpon. CS TIKI menanyakan detail barang dan titik penjemputan. 

Karena saat itu bersamaan dengan saya harus keluar rumah, akhirnya saya request pick up jam 4 sore. Sebenarnya malah tidak bisa request gitu, karena menyesuaikan dengan kurirnya. Jadi, kurir yang pick up kan keliling juga buat antar barang. Alhamdulillah, kurir yang pick up adalah kurir yang pernah antar barang belanjaan saya dari ecommerce. Kok tahu? karena histori whatsappnya masih tersimpan :p 

Bayarnya gimana? untuk layanan Jempol ini, bayarnya cash langsung ke kurir. Untuk berat paket, better kita punya timbangan di rumah. Jadi, bisa timbang barangnya di depan kurir. Nanti, kurir akan menghitung rate berdasarkan kota tujuan. 

Yang lucunya, timbangan yang saat itu saya gunakan ternyata rusak. Di timbangan, beratnya 3 kilo. Saya bayar sesuai beratnya dong ya. Eh, tidak lama kurirnya balik lagi, ternyata ketika ditimbang di gerai, beratnya 4 kilo. Akhirnya saya harus bayar lagi kekurangannya. Untungnya, gerainya tidak jauh. Nah, dari situlah akhirnya saya tahu kalau gerai TIKI ada di dekat rumah, which is jaraknya hanya sekitar 300 meter saja. 

Oh iya, untuk layanan jemput online ini, kita tidak dikasih struk resi ya. Karena semuanya akan terupdate secara online. Saya dapat notifikasi lewat email. Untuk melacak kiriman pun, bisa langsung lewat link yang diberikan di email. Mudah dan efisien banget menurut saya. 

TIKI pick up

TIKI Online
Notifikasi Membuat Kita Tahu Status Paket Yang Dikirim

TIKI Jemput Online ini solusi banget buat mereka yang enggan beranjak dari rumah. Apalagi kalau sedang panas-panasnya. Hmm, makin mager aja yaa buat keluar rumah. Walau ada sih ekspedisi lain yang menawarkan pick up, tapi entah kenapa saya lebih sreg dengan TIKI. Mungkin karena pernah dikecewakan dengan tidak diambilnya paket saya hingga berhari-hari. Komplain ke CS mereka pun no respon. Akhirnya bye bye lah. Walau ratenya diluar nalar saking murahnya, tapi pelayanannya no banget. 

Yaudah lah. Karena sudah menemukan yang sreg di hati, rasanya sudah tidak perlu mencari-cari ekspedisi lain. Urusan kirim-kirim paket cinta buat abang di pesantren, Insya Allah aman. 

Belanja Online Lebih Hemat Dengan TIKI 

Belanja online itu kayanya sudah jadi hal yang biasa di masyarakat. Malah banyak yang bilang, belanja online jauh lebih hemat dan murah dibanding belanja langsung di toko. Kalau belanja online kan, tinggal duduk di rumah saja. Tau-tau barangnya sudah sampai depan rumah. Saking murah dan cepatnya belanja online, banyak yang akhirnya apa-apa ya beli online saja. 

TIKI Online

Kaya awal tahun lalu, saya sampai beli lemari buat ruang tamu secara online. Diantar ekspedisi menggunakan mobil saking beratnya. Belanja online itu sudah seperti candu. Rasanya pengen beli ini beli itu terus. Kalau tidak bisa menahan diri, bakal jebol juga deh tabungan. 

Di e-commerce yang biasa saya gunakan, TIKI sudah masuk jadi pilihan kurir. Jika dilihat, ratenya sangat bersaing dengan kurir lain. Terkadang, TIKI malah jadi kurir yang dipilih ecommerce untuk pilihan bebas ongkir. Biasanya, untuk fitur bebas ongkir, kurirnya suka ngga keliatan apa. Kita bakal tahu, pas kurirnya sampai rumah hahahah. Karena, saya pernah belanja pakai pilihan bebas ongkir, pas kurir datang, ternyata kurir TIKI. 

Perjalanan TIKI Menjelajah Nusantara 

Saya pikir TIKI usianya masih ya belasan tahun saja. Ternyata ketika baca sejarahnya, TIKI pertama kali berdiri itu tahun 1970. Artinya, sudah lebih dari 50 tahun ada di Indonesia. Wow, sudah lama juga. 

Sejarah TIKI

Hingga kini, TIKI sudah tersebar di 65 kota besar. Kantor perwakilannya sudah ada sekitar 500, gerainya ada sekitar 3700, dan karyawannya sudah ada 6000 yang tersebar di seluruh Indonesia. Keseriusan TIKI mengelola bisnis ekspedisi ini membuahkan hasil, hingga akhirnya mendapatkan banyak penghargaan. 

TIKI memiliki komitmen untuk terus mendukung UMKM di Indonesia agar terus tumbuh. TIKI terus mengembangkan kapabilitas pelaku bisnis dengan sharing pengalaman terkait pengelolaan sistem distribusi. Bahkan TIKI bekerja sama dengan mitra keagenan dan marketplace, untuk memberikan bekal kepada UMKM. 

Menyambung Rindu Bersama TIKI 

Kenapa saya bilang menyambung rindu? karena, paket berisi makanan dan kebutuhan abang selama di pesantren, layaknya obat rindu. Rindu buat abang yang sedang mondok, rindu buat buat bundanya juga. Dengan sekotak paket cinta itu, saya hanya ingin abang tahu, walau tidak bisa bertemu dulu, tapi kasih sayang bunda (dan anggota keluarga lain) masih bisa dirasakan, lewat makanan-makanan kecil yang dikirim.

Saya sering memasukan cemilan favoritnya si abang. Atau, makanan-makanan yang mungkin tidak ada di kantin pesantren. Vitamin, herbal, dan obat-obatan juga sering menjadi salah satu penghuni paket cinta. 

Walau tidak bisa bertatap wajah langsung, saya hanya berharap abang akan baik-baik saja di sana. Setidaknya, ada paket cinta yang rutin datang, sebagai obat rindu. 



sumber

www.tiki.id

Foto dan Infografis adalah dokumen pribadi

1 komentar:

  1. Sekarang belanja semakin mudah ya, ga perlu bingung lagi nih buat belanja keluar karena adanya pandemi.

    BalasHapus

Silakan Tinggalkan Komentarnya. Maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus ya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...