Senin, 06 Juli 2015

7 Alasan Kenapa Harus Belajar Dari Anak-Anak



Sebenarnya, bukan cuma tujuh alasan kenapa harus belajar dari anak-anak. Banyak. Bahkan sangat banyak. Namun, pada kesempatan ini saya ingin berbagi 7 saja. 7 Alasan kenapa kita harus banyak belajar dari anak-anak.


1. Sabar

Ya... Kalau kita perhatikan dengan teliti,  anak-anak adalah manusia yang paling sabar. Oke, mungkin kita sering menemui anak-anak yang tiba-tiba crancky jika tidak bisa melakukan sesuatu. Namun, pernahkan kita melihat seorang bayi yang tidak pernah putus asa ketika baru saja belajar berdiri. Walau sering jatuh, namun ia tidak pernah mengeluh, Dengan sabar, ia akan bangun, berdiri dan melangkah lagi. Seorang anak yang sedang belajar bersepeda, walau sudah luka karena terjatuh namun mereka tetap berusaha. Dengan sabar, mereka akan berusaha lagi dan lagi.

Bagaimana dengan kita?

2. Pemaaf

Pernah tidak kita perhatikan dua orang anak yang sedang bermain, tiba-tiba mereka bertengkar? Pernah. Lalu, apa yang terjadi bahkan tidak sampai 5 menit setelahnya. Mereka akan kembali bermain dengan akur. Masalah pertengkaran tadi, rasanya mereka sudah lupa. Begitu mudahnya mereka memaafkan satu sama lain. Tanpa pernah memendam marah, kesal dan benci dengan temannya. Padahal baru saja bertengakar. Semudah itulah mereka saling memaafkan.

Bagaimana dengan kita?

3. Tidak Mudah Mengeluh

Ada anak yang berusaha untuk bisa melakukan sesuatu tanpa terdengar satu keluhan pun. Ia akan serius berusaha tanpa banyak bicara. Seperti seorang anak yang sedang memperbaiki rantai sepedanya yang lepas. Ia akan mencoba menyelesaikannya sendiri. Sampai pada akhirnya rantai itupun bisa terpasang lagi. Setelahnya, ia akan tersenyum lega karena berhasil menyelesaikan masalahnya sendiri. Mengerjakan sesuatu tanpa mengeluh.

Bagaimana dengan kita?

4. Penolong

Ada seorang anak membantu temannya tanpa diminta. Sederhana saja bantuan yang diberikan, misalnya memegangi tangan temannya saat akan menyebrang. Membantu membersihkan kotoran yang menempel pada baju temannya ketika temannya itu terjatuh. Bahkan menjadi penolong bagi temannya ketika temannya diejek teman yang lain. Mereka tulus menolong tanpa pamrih, sedikitpun.

Bagaimana dengan kita?

5. Tahan Sakit

Pernah melihat anak yang sedang demam namun masih terus bermain? Ya.. seperti itulah anak-anak. Mereka bahkan tidak ingat jika sedang sakit. Kebanyakan anak tidak pernah menjadikan sakit sebagai alasan. Mereka akan terus beraktivitas. Memang ada sebagian yang merengek dan mengeluh. Namun, kebanyakan mereka akan terus bermain walaupun badan mereka panas, badan mereka merah-merah, pilek, batuk dan sebagainya. Bukan mereka tidak merasa sakit, namun mereka berusaha tidak merasakan sakit.

Bagaimana dengan kita?

6. Ramah

Anak-anak mudah sekali menyapa kawannya bahkan orang yang baru saja ditemui. Terlepas dari didikan orangtua yang mengajarkan anak untuk ramah, kebanyakan dari mereka tidak sungkan untuk bertegur sapa, melempar senyum dan bercerita. Pernah, kan berjumpa anak-anak yang tiba-tiba tersenyum pada kita ketika ia sadar bahwa kita memperhatikannya? Mereka selalu ramah dan ceria. Hingga siapapun yang melihatnya, pasti akan merasa senang.

Bagaimana dengan kita?

7. Positif Thinking

Seorang anak tidak pernah berprasangka buruk pada siapapun. Mereka selalu melihat sesuatu pada sisi positif, pada apapun juga. Mereka menganggap semua teman mereka baik, tidak pernah terbesit bahwa teman-teman mereka akan jahil. Semuanya dilihat pada sisi positif.

Bagaimana dengan kita?


Begitu banyak yang harus kita pelajari dari seorang anak. Bagiamana mereka selalu memandang hidup ini selalu menyenangkan. Tidak pernah mengeluh, dan selalu berpikir positif sehinngga apapun yang merak jalani tidak pernah menjadi beban.

Jika sedang jenuh dengan kehidupan yang sedang dijalani, pandangilah anak-anak. Amati mereka dengan seksama. Karena, setelahnya kita akan tersenyum dan akan banyak bersyukur. Jadi, tidak ada lagi alasan untuk mengeluh dengan hidup ini.

9 komentar:

  1. wah, alasan-alasan yang diulas di postingan ini menarik sekali, semoga 7 sikap tersebut bisa diterapkan hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih mba titis sudah berkenan membaca, semoga betmanfaat ^__^

      Hapus
  2. Anak-anak memang luar biasa ya. Banyak sebenarnya yang bisa kita pelajari dari mereka

    BalasHapus
  3. Nomer 7 paling berasa JLEB gitu haha... Biasanya kita sebagai org dewasa suka "preventif" dan terlalu hati-hati. Padahal hidup ini sebenarnya indah ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. saking preventif malah jadi negatif thinking ya mbaa ^__^

      Hapus
  4. Salam kenal mbak Husna. Betul banget kita harus banyak belajar berbagai hal pada anak-anak. Saya yang paling susah itu bersabar saat menghadapi suasana yg menjengkelkan.

    BalasHapus
    Balasan
    1. anak-anak seakan jadi guru buat orangtuanya ya mba ^__^ salam kenal juga mba.

      Hapus
  5. Wahhh bener banget nih mak.
    Terutama urusan positif thinking, anak2 pasti berpikiran semua orang itu baik deh.

    BalasHapus

Silakan Tinggalkan Komentarnya. Maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus ya.