Rabu, 09 Januari 2019

Waspada Masalah Perut Pada Anak


Saya punya pengalaman yang kurang menyenangkan, bahkan bikin sedih banget soal permasalahan perut anak. Saya malah sudah pernah bikin tulisannya sendiri. Kalau dibaca dan ditarik ke masa itu, saya sampai ngga percaya. Kalau, saya akhirnya ada di posisi orangtua yang resah, gugup, dan sedih menunggu anaknya berjuang di meja operasi.



Yang bikin perasaaan saya tambah ngga karuan adalah, usia anak saya saat itu baru 11 hari. Iya, masih sangat kecil dengan warna kulita yang merah kehitaman. Beratnya hanya 2,1 kg saat saya membawanya ke rumah sakit. Muntah-muntah yang mengikis habis berat badannya. Bayi yang harusnya nampak menggemaskan, berubah menjadi bayi malang yang keriput dengan tulang yang terlihat. 

Bayi saya divonis Athresia Jejunum. Kelainan usus dengan ukuran usus yang tidak sesuai dengan ukuran normal (abnormal). Sehingga, terjadi penyempitan dan membuat makanan (ASI) saat itu sulit masuk dan kembali ke tenggorokan. Itu yang menyebabkan bayi saya muntah, sesaat setelah saya beri ASI. 

Move on ahh. Bukan mau melupakan, karena momen itu ngga akan pernah saya lupakan. Momen yang membuat saya ngerti makna Ikhlas yang sebenarnya. Menyerahkan segala urusan hanya pada Sang Pencipta. Kalau memang bayi saya hanya bisa saya lihat di usianya yang belum mencapai 1 bulan, saya ikhlas. Tapi, Allah kan yang punya skenario. Si bayi malang itu sekarang sehat dan aktif yang usianya kini hampir 8 tahun.

Masalah Perut Pada Anak 


Perut adalah organ krusial pada tubuh kita. Malah, jadi kunci pertumbuhan seseorang. Perutnya sehat, Insya Allah seluruhnya sehat. Perut yang didalamnya ada usus, ginjal, limpa, dan lain-lain punya fungsi yang sangat vital. Ngga boleh diremehkan dan diabaikan kesehatannya. Karena, jika ada satu aja yang bermasalah, maka efeknya bisa kemana-mana. 

Karena pernah punya pengalaman yang ngga enak, saya jadi aware banget tentang masalah perut pada anak ini. Jadi, kalau anak-anak ngeluh perutnya sakit, saya bakal telusuri dan cari penyebabnya sampai ketemu. Kalau udah ketemu, saya treatment di rumah dulu. Jujur, trauma bawa anak ke rumah sakit :( Namun, ketika udah ngga bisa ditangani di rumah, ya mau ngga mau harus dibawa ke dokter juga. Gimanapun, menyerahkan urusan pada ahlinya akan jauh lebih baik, kan. 

Buibu, masalah perut pada anak itu ngga boleh diremehkan loh. Karena, kita tuh bisa kecolongan kalau sampai kita abai. Bukan buat menakuti, tapi ada anak yang meninggal karena sakit perut. Sang ibu, yang juga teman saya, awalnya menganggap kalau sakit perut si anak cuma sakit perut biasa. Kaya masuk angin biasa aja. Makanya cuma diolesi minyak kayu putih dan diberikan tolak angin. Ternyata, si anak bukan sekadar masuk angin dan ketika dibawa ke dokter, kondisinya udah ngga bisa diselamatkan lagi.



Makanya, please be aware pada masalah perut pada anak ini. Setidaknya, kita mesti tahu sakit perut yang dialami anak itu sakit yang seperti apa. Berikut, saya share beberapa masalah perut yang sering dialami anak
  • Sembelit. Bisa disebut juga dengan Konstipasi adalah kondisi dimana anak mengalami susah buang air besar. Penyebabnya yaitu masalah pada sistem pencernaan karena kurangnya asupan serat dan cairan. Sehingga ada rasa ngga nyaman di perut karena anak kesulitan membuang kotoran yang harusnya terbuang. Biasanya dokter bakal meresepkan obat pencahar, agar tinja menjadi lebih mudah dibuang. Tapi, buat bayi penanganannya bisa dengan lebih sering lagi diberi ASI.
  • Intoleransi / Alergi Makanan. Jika setelah mengkonsumsi sesuatu, anak mengalami kram perut, muntah, diare, bisa jadi anak mengalami intoleran pada satu jenis makanan. Intoleransi Makanan maksudnya yaitu kondisi dimana anak ngga mampu mencerna satu komponen makanan. Bayi yang diberi susu formula rentan juga mengalamai intoleransi laktosa. Itu kenapa, baiknya bayi hingga usia 2 tahun hanya diberikan ASI saja. 
  • Gastroesophageal Reflux Disease (GERD). Masalah perut yang satu ini adalah kondisi dimana isi perut kembali naik ke kerongkongan dan mulut. Kondisi ini disebabkan karena katup antara kerongkongan dan perut membuka serta menutup di waktu yang salah. Gejalanya bisa diketahui dari muntah atau gumoh pada bayi, istilah medinya refluks asam. GERD membuat anak atau bayi jadi ngga nyaman dan rewel, karena perutnya terasa sakit dan mulut terasa asam. Jika anak mengalami GERD, hindari memberikan makanan pedas, gorengan, asam, atau makanan berlemak.
  • Gastroenteritis. Keluhan sakit perut yang ditandai dengan gejala nyeri perut, disertai dengan diare, muntah, demam, dan nafsu makan berkurang. Penyebab Gastroenteritis adalah invesksi virus (Rotavirus, Calicivirus, Adenovirus, dan Astrovirus), maupun bakteri seperti Salmonella atau E Coli
  • Radang Usus Buntu. Gejalanya hampir mirip dengan Gastroenteritis. Namun nyeri perut sangat terasa di bagian bawah perut sebelah kanan. 
Itu sebagian dari masalah perut yang dialami anak. As parents, terutama ibu yang memang paling dekat sama anak, harus aware kalau anak mengeluh sakit perut. Kadang, banyak anak yang suka ngga dirasa sakitnya. Tiba-tiba mereka ngedrop, kita juga kan yang sedih.

7 Kehebatan Perut Jika Ia Sehat


Karena perut adalah organ paling vital dalam tumbuh kembang anak, makanya kita harus pastikan bahwa anak-anak itu punya perut yang sehat. Kalau perut sehat, setidaknya dia bakal punya 7 kehebatan seperti :
  1. Pencernaan Nyaman. Perut yang sehat bakal membuat anak nyaman, sehingga aktivitas mereka juga jadi ngga terganggu. 
  2. Penyerapan Nutrisi. Perut yang sehat menjadikan penyerapan nutrisi jadi lebih optimal dan menjadi sumber energi dan pembentuk sel.
  3. Pencernaan Lancar. Saluran cerna akan berfungsi dengan baik jika perut sehat.
  4. Perlindungan Alami. Ada 70% sel perlindungan tubuh alami hidup di dalam perut yang sehat.
  5. Tumbuh Kembang Optimal.  Nutrisi untuk tumbuh kembang yang optimal didapatkan dari perut yang sehat. 
  6. Cepat Tanggap. Ada sekitar 100 juta sel  syaraf terdapat dalam perut yang sehat. Sehingga mampu membawa informasi ke otak anak dengan lebih baik.
  7. Suasana Hati. 90% horomon seretoni yang mengatur suasana hati, diproduksi dalam perut sehat. 
Bagaimana agar perut tetap sehat? Konsumsi makanan dengan gizi yang seimbang. Ngga boleh berlebihan, pun ngga boleh kekurangan. Apalagi anak-anak yang masih dalam proses tumbuh kembang. Kebutuhan nutrisinya harus diperhatikan banget. 

Selain makanan dengan gizi yang seimbang, lengkapi juga dengan nutrisi lain seperti susu yang punya kandungan yang baik, terutama buat perut. Bebelac Gold yang baru dari Bebelac ini  diperkaya dengan Advansfibre. Kandungan ini sangat tinggi serat dan bisa membantu kebutuhan serat anak. Serat kan sangat diperlukan oleh tubuh untuk proses pencernaan. Saat kebutuhan serat anak tercukupi, makan perutnya pun jadi sehat. 




Selain serat, Bebelac Gold juga tingga DHA, Omega 6, serta Omega 3. Semua zat itu penting buat pertumbuhan anak. Jadi, ngga cuma didapatkan dari makanan saja, dari susu pun bisa terpenuhi.

Kabar baiknya, Bebelac Gold ini sudah memiliki sertifikat halal dan logo halalnya pun sudah ada di kemasannya. Jadi, ngga perlu khawatir dalam memberikan susu pertumbuhan ini pada anak.




Kecukupan nutrisi anak untuk tumbuh kembangnya bisa didapatkan dari makanan. Tentu makanan dengan gizi yang seimbang yaa, ngga sembarangan makanan juga. Agar kebutuhan nutrisinya makin lengkap, tambahkan juga dengan susu pertumbuhan. Pilih yang terbaik dan paling sesuai dengan kebutuhan anak-anak dan sudah berpengalaman dalam memberikan nutrisi terbaik bagi anak.

Satu lagi, tumbuh kembang anak-anak bakal lebih optimal kalau kita juga kasih stimulasi. Stimulasi buat mengasah motorik dan kemampuan anak. Jadi, stimulasi yang diberikan haruslah sesuai dengan tahapan usianya.



Ya, tugas kita sebagai ibu memang berat. Tapi, semuanya bakal terbayar jika anak-anak yang kita lahirkan bisa tumbuh sehat, cepat tanggap, dan cerdas. Iya kan, buibu? :)




6 komentar:

  1. Urusan Perut memang harus ekstra ya ma, tugas Ibu menyediakan asupan gizi Dan stimulus untuk tumbuh kembangnya Yang optimal.

    BalasHapus
  2. Bebelac Gold memang mantul, mantab betul hehe

    BalasHapus
  3. Terima kasih informasinya :)

    BalasHapus
  4. Bunda memang benar-benar harus memperhatikan anak ya

    BalasHapus
  5. Wah Bebelac Gold ternyata banyak manfaatnya ya

    BalasHapus

Silakan Tinggalkan Komentarnya. Maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus ya.