Senin, 21 Februari 2022

Menjadi Keluarga Prima Untuk Cegah Stunting Pada Anak

 

"Aduh, kamu lucu banget. Umurnya berapa bund?" Seorang ibu yang ngga saya kenal, tiba-tiba mendekati Khal. Tangannya lalu mengacak rambut Khal pelan. 

"Dua setengah tahun bu" Saya melempar senyum dan berharap statement yang paling saya khawatirkan ngga diungkapkan. 

"Oh, saya pikir malah belum dua tahun. Imut ya" ucap si ibu sambil terus memerhatikan postur tubuh Khal. 

Cara Cegah Stunting

Ternyata, statement yang paling saya 'benci' terucap juga. Saya tahu, definisi 'imut' yang si ibu maksud itu adalah pendek dan kecil. Bukan sekali dua kali pernyataan itu terdengar di telinga saya. Mirisnya itu terucap dari orang yang sama sekali ngga saya kenal. Tanpa basa basi, mengeluarkan statement yang bisa jadi malah melukai perasaan si ibu. 

Kejadian seperti bukan kali pertama bagi saya. Saat kakaknya Khal kecil pun saya sudah harus bersabar dan berbesar hati menerima pernyataan 'kok pendek ya', 'kok kecil banget, ya', 'oh udah 4 tahun, kok kaya anak 2 tahun sih' :( Kalau sudah ngga tahan, ya paling saya nangis sambil peluk si kakak. 

Sabtu, 19 Februari 2022

Cegah Obesitas, Dimulai Dari Pola Hidup Sehat Dan Cerdas

 

Kalau di postingan sebelumnya, saya bahas soal stunting pada anak. Kali ini, yang mau saya bahas adalah soal obesitas. Ini juga jadi oleh-oleh hasil ikutan webinar yang diadakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada Kamis (17/02) lalu, dalam rangka Hari Gizi Nasional yang ke 62. Ada banyak sekali insight yang sayang kalau ngga saya bagikan di blog. Siapa tau, bisa bermanfaat bagi yang sedang atau akan mengubah pola hidup, supaya lebih sehat. 

Obesitas


Baca : Cegah Stunting, Selalu Penting

Menurut data dari World Health Organization (WHO) yang diambil pada tahun 2016, ada 1.9 miliar penduduk usia dewasa (18 tahun keatas) mengalami berat badan berlebih atau overweight dan 650 jutanya mengalami obesitas. Itu data yang dihasilkan pada tahun 2016. Bisa jadi, tahun ini jumlahnya bertambah. Bisa jadi, ya. Karena kondisi pandemi, banyak aktivitas masyarakat seperti bekerja atau sekolah, dilakukan dari rumah. 

Kondisi ini, membuat masyarakat jadi terpaku di depan layar monitor. Kurang bergerak dan kurang memerhatikan asupan yang dikonsumsi. Banyak yang memilih makanan dan minuman siap saji untuk menghemat waktu dan alasan simple. 

Senin, 07 Februari 2022

Peringatan Hari Gizi Nasional Ke-62, Cegah Stunting Selalu Penting

Kalau ngobrolin soal tumbuh kembang anak, rasanya tuh ngga pernah selesai. Ada aja yang perlu dan terkadang penting untuk selalu dibahas. Terutama bagi mereka yang baru punya anak atau baru jadi orangtua. Etapi, yang sudah lama jadi orangtua pun perlu juga belajar banyak soal anak. Belajarnya bisa lewat mana aja. Apalagi di era digital yang super cepat seperti sekarang ini, banyak banget ilmu parenting terutama soal tumbuh kembang anak yang bisa kita dapatkan. 

Salah satu isu dalam tumbuh kembang anak, yang masih terus jadi concern adalah stunting. Kementrian Kesehatan Indonesia masih menjadikan stunting sebagai masalah yang perlu ditangani dengan serius. Kenapa stunting perlu diberantas? Saya akan coba merangkum hasil webinar yang saya ikuti dalam peringatan Hari Gizi Nasional pada Kamis (3/02) lalu. 

Stunting


Stunting merupakan kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan sehingga menyebabkan tubuhnya menjadi lebih pendek ketimbang teman-teman seusianya. Kondisi ini disebabkan oleh kurangnya nutrisi terutama di 1000 hari pertama kelahiran.