Senin, 23 Mei 2016

Ketika Meja Makan Memiliki Banyak Cerita




Saya ingat betul ketika kecil dulu, tiap pagi saya serta abang dan adik saya selalu sarapan pagi di sebuah meja dekat dapur.  Mejanya tidak terlalu besar namun cukup untuk menampung 3 tubuh kecil kami. Ada 4 buah kursi yang diletakkan. Tiap pagi, mamah selalu menyiapkan sarapan untuk kami. Bukan sarapan mewah seperti buah super mahal, pancake, ataupun sereal. Hanya sarapan sederhana yang kami makan tiap pagi seperti nasi goreng, nasi uduk, lontong sayur, atau nasi putih dengan telur ceplok dan kecap. Kalau mamah tidak sempat menyiapkan makanan, tidak jarang kami hanya meneguk segelas teh manis atau susu.  

Sabtu, 21 Mei 2016

Piknik Kreatif Bareng Staedtler




Saya punya seorang teman yang jago sekali menggambar. Kalau melihat gambar yang ia buat, mendadak saya jadi ingin menggambar juga *saya mah anaknya suka latah gitu* tapi apa daya, kemampuan gambar juga pas-pasan. Palingan cuma bisa gambar gunung dan sawah yang mainstream itu -___-.  Makanya, saya senang sekali ketika dapat undangan dari Staedtler yang temanya Fun Colouring. Seperti doa yang terkabul jadinya. Tanpa pikir panjang, saya langsung mengiyakan undangan ini. 

Jumat, 20 Mei 2016

Melatih Motorik Si Kecil Melalui Petualangan Boci



Saya termasuk ibu yang agak strech dalam penggunaan smartphone bagi anak-anak. Iya, saya memang tidak terlalu suka memberikan gawai pada anak. Banyak pertimbangannya. Salah satunya, mereka jadi malas bergerak karena terfokus pada layar kecil di depannya. Jadi, saya memang sangat membatasi mereka berinteraksi dengan gawai. 

Senin, 16 Mei 2016

Melatih Kecerdasan Emosional Anak Lewat Papan Permainan


Fenomena bayi melek teknologi rasanya sudah bukan isu apalagi gosip. Karena, memang sekarang ini sudah banyak anak yang sejak bayi sudah diperkenalkan dengan aneka macam gadget (gawai). Sebut saja ipad, handphone, atau laptop. Mereka terkadang lebih pintar dibanding orangtuanya. Mereka lebih pintar dan canggih karena sifat dasar mereka yang selalu ingin tahu. 

Kamis, 12 Mei 2016

Telepon Seluler Mengubah Kehidupan



Dalam era digital seperti saat ini, tidak bisa dipungkiri lagi kalau telepon selular (ponsel) menjadi salah satu kebutuhan utama. Bukan cuma untuk anak muda yang mahir menggunakannya, nenek dan kakek pun banyak yang memiliki ponsel. Bahkan mereka tidak kalah oleh kaum muda saat menggunakannya.