badge

Selasa, 01 Juni 2021

Indonesia Bebas Kusta : Pentingnya Edukasi Untuk Perbaiki Stigma Kusta


Kalau dengar penyakit kusta, saya langsung teringat kisah nabi Ayub AS. Beliau adalah nabi yang diberi ujian penyakit kusta oleh Allah. Lamanya bukan hitungan bulan, tapi 18 tahun. Kalau orang biasa, mungkin akan stress dan depresi. Karena, kusta ini adalah penyakit yang menurut sebagian orang adalah penyakit yang menjijikan dan juga mengerikan. 

Penyebab Kusta


Penyakit Kusta atau Lepra merupakan penyakit yang disebabkan oleh mycrobacterium leprae. Bakteri ini bisa menular dari percikan cairan saluran pernapasan (droplet), atau ludah dan dahak yang keluar ketika batuk. Namun, penularannya tidak cepat. Seseorang bisa tertular jika terkena droplet secara terus menerus, dalam waktu yang lama. Bakteri ini butuh waktu lama untuk berkembang biak di dalam tubuh manusia. Jadi, seseorang tidak akan tertular kusta hanya karena bersalaman, duduk bersama, bahkan berhubungan seksual. 

Jumat, 21 Mei 2021

7 Tips Traveling Saat New Normal


Gimana hampir 1,5 tahun dalam kondisi pandemi? Sudah bosan, kesal, jenuh, atau ya biasa aja? Kalau saya pribadi, berasa banget jenuhnya. Biasanya, hiburan saya kalau sudah jenuh adalah cari-cari tiket murah ke luar negeri. Ya, ngga jauh-jauh juga sih. Palingan ke Singapore atau Malaysia. Kalau beruntung, ya bisa dapat tiket ke negara lain, dengan harga yang murah. Terus sekarang, ya ngga bisa lah. Border negara tetangga kita itu ditutup buat turis asing. Di negara kita, malah aman-aman aja turis asing masuk #ehh :p 

Tips Traveling New Normal



Hampir satu setengah tahun melewati kondisi pandemi. Rasanya, sudah berasa kebal aja. Maksudnya, kebal dengan rasa khawatir. Awal negara kita dinyatakan pandemi, khawatirnya beneran bikin takut. Parno. Lock down di rumah sendiri. Anak-anak ngga ada yang boleh main keluar rumah. Kalau ngga penting-penting amat, ngga keluar rumah. Setiap hari masak. Kalaupun harus delivery makanan, prokesnya ketat. Sekhawatir itu di saat awal pandemi. 

Selasa, 18 Mei 2021

Imunisasi, Langkah Preventif Lindungi Anak Di Masa Pandemi

Apa kabar pandemi? Rasanya, sampai sekarang belum ada titik terang kapan pandemi usai. Dari yang awalnya worry berlebihan, hingga mulai terbiasa. Urusan protokol kesehatan, ngga pernah diabaikan. Jadi sekarang mah benar-benar jaga diri sendiri dan keluarga aja. Saking terbiasa pakai masker, kalau keluar rumah tanpa masker itu, berasa ada yang kurang. Terbiasa cuci tangan, kalau pulang ke rumah, yang dituju pasti kran air lalu cuci tangan pakai sabun. Sudah terbiasa, jadi kalau ngga dikerjakan, berasa ada ganjelan. 

Selain menerapkan protokol kesehatan, tindakan-tindakan preventif yang bisa dijalankan agar tetap fit di masa pandemi, diantaranya : olahraga, makan makanan sehat, menerapkan pola hidup sehat, dan vaksinasi atua imunisasi. 

Sabtu, 15 Mei 2021

Meningkatkan Minat Baca Anak Lewat Membaca Nyaring

Pernah dengar tentang Read Aloud ngga? Kalau diterjemahkan, artinya sih jadi 'membaca nyaring', membaca dengan suara yang keras. Bukan berarti sambil teriak-teriak juga. Tapi lebih ke intonasi suara yang agak ditinggikan. Saya juga belum lama tahu ada istilah 'read aloud'. Beberapa kali juga sempat lihat ada semacam pekan membaca nyaring. 

Buku digital Let's Read

Beberapa waktu yang lalu, saya ikutan virtual blogger gathering bareng Blogger Perempuan Network. Dari sinilah saya jadi lebih tahu soal read aloud, yang ternayat ada komunitasnya juga dengan nama Read Aloud Indonesia. 

Komunitas Read Aloud Indonesia ini didirikan oleh Roosie Setiawan. Awalnya, Roosie ingin mencari kegiatan untuk masa pensiun nanti. Beliau ingin membuat kelompok mendongeng. Tapi, tidak disangka malah ketemu dengan metode mendongeng lewat buku Read Aloud. 

Minggu, 09 Mei 2021

Main dan Belajar di Bawah Laut Bareng Seaventure Paddle Pop

 

Sejak pandemi, rasanya sudah ngga pernah lagi ajak anak jalan-jalan. Sekalinya keluar rumah, paling buat makan. Beres makan, pulang lagi deh. Rasanya, udah gatel banget pengen ajak anak-anak ke tempat wisata. Pengen lihat mereka lari-larian, tanpa khawatir sama virus. Ah, entahlah kapan keadaan bisa kembali normal lagi. 

Cara Ikut Seaventure


Dampak pandemi, banyak tempat wisata yang tidak beroperasi. Bahkan ada yang benar-benar tutup selamanya. Sedih juga sih. Makanya, untuk mengobati kangen jalan-jalan, saya suka nyari-nyari virtual trip yang bisa diikutin sama anak-anak. Virtual trip ini salah satu ide kreatif yang muncul karena pandemi. Dampak pandemi, akhirnya melahirkan ide-ide yang ngga terpikirkan sebelumnya. 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...