badge

Senin, 23 Mei 2016

Ketika Meja Makan Memiliki Banyak Cerita




Saya ingat betul ketika kecil dulu, tiap pagi saya serta abang dan adik saya selalu sarapan pagi di sebuah meja dekat dapur.  Mejanya tidak terlalu besar namun cukup untuk menampung 3 tubuh kecil kami. Ada 4 buah kursi yang diletakkan. Tiap pagi, mamah selalu menyiapkan sarapan untuk kami. Bukan sarapan mewah seperti buah super mahal, pancake, ataupun sereal. Hanya sarapan sederhana yang kami makan tiap pagi seperti nasi goreng, nasi uduk, lontong sayur, atau nasi putih dengan telur ceplok dan kecap. Kalau mamah tidak sempat menyiapkan makanan, tidak jarang kami hanya meneguk segelas teh manis atau susu.  

Walau sederhana, tapi lewat meja makan lah banyak cerita yang mengalir. Saya dan abang biasanya akan bercerita soal kegiatan kami di sekolah. Mamah juga akan ikut bertanya tentang sekolah kami. O iya, kalau sedang malas makan, biasanya mamah akan menyuapi saya dan itu yang paling saya suka. Saya akan bercerita walau dengan mulut penuh. Dan, mamah biasanya akan angguk-angguk saja mendengarkan cerita yang keluar dari mulut kecil putrinya. 

Saya rindu dengan suasana seperti itu. Saat sebuah meja menjadi saksi kebersamaan anggota keluarga. Saat ini, meja itu sudah tidak ada di rumah. Seingat saya, papah terpaksa membongkarnya karena ingin memiliki ruangan yang lebih luas. Dulu kan kami kecil-kecil, jadi ruang makan masih terasa leluasa. Tapi, dengan ukuran tubuh yang semakin besar belum lagi tambahan anggota keluarga baru seperti menantu dan cucu, ruangan akan terasa sesak. Papah mengganti ukuran meja dengan yang lebih kecil sehingga ruangan masih terasa luas. 

Meja Makan Punya Cerita

Kalau ditanya kapan waktu berkumpul bersama keluarga yang paling pas, pasti jawabannya adalah saat makan. Entah itu ketika sarapan, makan siang atau makan malam. Ya, makan bersama adalah momen yang paling sempurna untuk berkumpul bersama keluarga. Kalau kita perhatikan, setiap kali ada kumpul keluarga pasti selalu ada sesi makan bersamanya.

Saat yang paling menyenangkan adalah ketika saya punya kesempatan mengajak orangtua dan mertua makan bersama. Biasanya saya membawa mereka ke sebuah resto. Dan dari situlah kami merasa lebih dekat lagi.

Makan Bersama Orangtua

Makan bersama adalah momen yang paling pas untuk menciptkan kehangatan keluarga. Saat makan, ada komunikasi yang terjadi, ada cerita yang mengalir dan ada kisah yang bergulir. Setiap anggota keluarga selalu punya kisah untuk diceritakan. Dan anggota keluarga yang lain mendengarkan dengan penuh perhatian. 

Banyak sekali esensi yang bisa diambil dari kegiatan makan bersama. Itulah alasan Tupperware, sebuah merk perangkat makan ternama mengadakan campaign "Meja Makan Punya Cerita". Agar campaign ini tersebar dengan luas, pada jum'at 20 Mei 2016, Tupperware mengundang 50 blogger untuk terlibat dalam campaign yang menurut saya unik dan menarik.



Saya dan teman-teman blogger diajak untuk kembali menciptakan suasana makan bersama di rumah. Ruangan yang menjadi lokasi acara di desain menyerupai rumah sungguhan. Ada meja makan lengkap dengan peralatan makannya. Ada dapur yang luas dan bersih. Ah... saya ingin sekali punya dapur yang luas seperti itu. Bagi seorang ibu, dapur menjadi spot yang paling menarik dirumah. dari dapur juga tercipta makanan penuh cinta bagi anggota keluarga.


Menurut Ajeng Raviando, seorang psikolog yang hadir sebagai nara sumber,  jika tradisi bersantap di rumah menghilang, maka orangtua dan pasangan tidak punya kesempatan menanamkan nilai-nilai yang akan diangkat dalam sebuah keluarga. Sehingga yang terjadi seperti sekarang, adanya generasi yang acuh.

Dalam acara Blogger Gathering ini, Tupperware juga memperkenalkan produk terbarunya, Petite Blossom. Perangkat makan ini  yang cocok bagi keluarga, khususnya keluarga kecil dengan 2 anak. Perangkat berwarna hijau ini terdiri dari tempat nasi, sup, lauk yang dilengkapi dengan  penutup dan sendok. Produk terbaru dari Tupperware ini diharapkan bisa menjadi bagian dari momen makan bersama keluarga di rumah. 

Petite Blossom

Berbagi Kisah Di Meja Makan

Begitu pentingnya momen ini, maka setiap keluarga harus selalu mengupayakan untuk dapat makan bersama. Saya sendiri pun berusaha untuk selalu makan bersama keluarga. Karena belum memiliki meja makan, biasanya saya bersama anak dan suami makan dengan cara lesehan. Ada meja pendek yang tidak terlalu besar yang kami gunakan, dan kami duduk di beralas karpet. Ini tidak kalah menyenangkan. Makan dengan cara lesehan tidak mengurangi kehangatan kami saat makan. 

Saat makan memang menjadi saat yang paling seru untuk berbagi kisah. Anak-anak terbiasa menceritakan aktivitas mereka saat di sekolah atau kejadian-kejadian yang mereka alami. Saya dan suami pun  mendengarkan dengan serius. Tidak jarang mereka juga curhat soal teman-teman mereka. Dari meja makan, maka banyak momen yang tercipta.

Jika anak-anak merasa nyaman menceritakan kisah mereka, maka hubungan antara kita dan anak tentu akan menjadi lebih dekat. Anak akan mudah terbuka pada orangtuanya dan tidak ada masalah yang ia tutupi. Efeknya, mereka akan tumbuh menjadi anak yang percaya diri.

Bagi saya, momen makan bersama adalah momen emas yang tidak boleh dilewatkan, Karena, di momen itulah anggota keluarga akan makin dekat, saling mendengar, dan akan lebih peduli.

20 komentar:

  1. duuuh hijau y segeeer banget Mbak. Jd pengen makan deh.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini salah satu warna yang bikin nafsu makan ya mbak :)

      Hapus
  2. Asiknya yang borong Tupperware. Meja makannya jadi tambah cantik :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah mbak, rezeki anak.

      Hapus
  3. Jadi laper lihat yang hijau.

    BalasHapus
  4. Paling seru memang cerita di meja makan, hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Selalu ada cerita yang keluar ya kang

      Hapus
  5. Waaa... cantik ya dekorasinya.. makan bersama memang selalu menyenangkan ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba ayu, emang paling mennyenangkan deh kalau makan bareng-bareng. Apalagi kalau sama keluarga besar, ramee.

      Hapus
  6. Obrolan meja makan, kadang-kadang aku sama suami dan anak-anak juga melakukannya. By the way Petite Blossom dar Tuppy menggoda banget euy...mata jadi ijo :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menggoda mata dan dompet mba ika, wkwkkwk

      Hapus
  7. Pas makan bareng keluarga di meja makan itu seru ya Mba..banyak menyimpan cerita .. Di sanalah kita ketemu bareng untuk saling berkomunikasi terkait aktifitas masing2..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iyapp... betul banget mba. Seneng banget kalau ngumpul sambil makan.

      Hapus
  8. Ya Allah hijau, berasa makan di hutan wkwk

    BalasHapus
  9. Hijau hijau koleksi Tupperware nya.Cantiik bangeet.Jadi kangen makan makan sama keluarga besarku.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Akupun, kangen makan besar bareng nenek :(

      Hapus
  10. waah hejo-hejo...matching nih sama template yang punya blog...cucok! pantesan bawa pulang si tuppy banyak kek nya kemarin ...

    BalasHapus

Silakan Tinggalkan Komentarnya. Maaf, link hidup dan spam akan otomatis terhapus ya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...